Text
60 Tahun Antropologi Indonesia
DAFTAR ISI\\r\\n\\r\\nPENGANTAR\\r\\n\\r\\nPANEL 1 GERAKAN SOSIAL\\r\\n\\r\\nDemonstrasi Papua Merdeka dan Penolakan Otonomi Khusus Papua: Simbol Perlawanan Orang Papua terhadap Sistem Kekuasaan Pemerintahan Pusat di Tanah Papua: Studi Kasus Kegiatan Demonstrasi Orang Papua di Kota Jayapura\\r\\n\\r\\nTari Galangi: Ekspresi Seni dan Gerakan Sosial Kelompok Walaka dalam Struktur Masyarakat Buton\\r\\n\\r\\nGerakan Sosial Facebook Komunitas Pekerja Proyek di Sulawesi Tenggara: Sebuah Tinjauan terhadap Aksi, Advokasi dan Refleksi Gerakan Sosial\\r\\n\\r\\nSpace, Place and Social Movement: Resistensi Nelayan Kamal Muara dalam Pembangunan Pesisir Teluk Jakarta\\r\\n\\r\\nUlun Pagun: Konstruksi Identitas Orang Tidung di Pulau Sebatik\\r\\n\\r\\nPANEL 2 KEMARITIMAN\\r\\n\\r\\nBugis-Ambon: Sebuah Konstruksi Identitas dalam Bingkai Keindonesiaan\\r\\n\\r\\nPelayaran dan Reproduksi Wawasan Geo-Sosio-Budaya Maritim di Negara Kepulauan: Sebuah Fokus Antropologi Maritim Indonesia\\r\\n\\r\\nBukan Anak Negeri: Relasi Warga Maluku Keturunan Buton dengan Adat di Kepulauan Maluku\\r\\n\\r\\nPajak: Pilihan Jaminan Konsumsi Rumah Tangga Petani Sagu di Desa Sungai Tohor\\r\\n\\r\\nKongkow Sambil Ngopi Bareng Nelayan: Sebuah Pendekatan dalam Implementasi Pengelolaan Akses Area Perikanan di Taman Nasional Kep. Seribu\\r\\n\\r\\nPANEL 3 POLITIK IDENTITAS DAN MULTIKULTURALISME\\r\\n\\r\\nISIS di Indonesia: Studi tentang Jaringan, Strategi, Kepemimpinan dan Ideologi Jamaah Ansharud Daulah (JAD)\\r\\n\\r\\nMakna Kejahatan dalam Kebudayaan Indonesia: Studi tentang Beberapa Perilaku Menyimpang\\r\\n\\r\\nPerempuan, Tradisi dan Komunitas\\r\\n\\r\\n‘Kerabat’ dan ‘Bukan Kerabat’ dalam Narasi Budaya Politik Desentralisasi di Indonesia\\r\\n\\r\\nObservation about Agustusan on Suburb Village: In Changing Under/Between the Dynamics of Cultural Revival and Islamization\\r\\n\\r\\nThe Living Quran: Studi Kasus Tradisi Baraja Mangaji Satahun Quran di Masyarakat Ampek Angkek Kabupaten Agam Sumatera Barat\\r\\n\\r\\nPANEL 4-5 TRANSFORMASI SOSIAL DAN PEMBANGUNAN\\r\\n\\r\\nMenembus Batas Mencerdaskan Bangsa\\r\\n\\r\\nBangga Jadi Indonesia dari Ujung Kampung\\r\\n\\r\\nKolaborasi Antropolog–Desainer dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif di Daerah: Sebuah Pengalaman\\r\\n\\r\\nLiving with Societies: Etnografi dan Pemberdayaan Masyarakat\\r\\n\\r\\nPemberdayaan Masyarakat Terdampak Pembangunan (Kasus Pembangunan Waduk Jati Gede di Sumedang Jawa Barat)\\r\\n\\r\\nMamres: Aneka Pendekatan Blusukan Versi Etnik Biak yang Terancam Punah\\r\\n\\r\\nOtonomi Daerah, Adat, dan Gambir: Produksi Tanaman Keras di Indigenous Frontier di Sumatera Barat\\r\\n\\r\\nPeran Modal Sosial untuk Kemandirian Masyarakat Umalu Kabupaten Sumba Timur dalam Penanggulangan Tuberkulosis Paru\\r\\n\\r\\nBerkawan dengan Sampah: Fenomena High Modernity pada Pemukiman di Pesisir Utara Jakarta\\r\\n\\r\\nMemberdayakan atau Memformalkan? Kebijakan Kebudayaan terhadap Komunitas Adat di Indonesia\\r\\n\\r\\nTransformasi Pembangunan Pendidikan Gotong-Royong Berbasis Potensi Lingkungan: Pendekatan Sosio-Budaya\\r\\n\\r\\nRefleksi terhadap Gerakan Literasi Nasional: Suatu Kajian Kritis Antropologi Pembangunan\\r\\n\\r\\nPANEL 6-7 MASALAH-MASALAH MULTIKULTURALISME\\r\\n\\r\\nDinamika Keberagaman Masyarakat dalam Transisi, Dualisme Konflik dan Integrasi Menuju Masyarakat Multikultural\\r\\n\\r\\nRadikalisme dan Terorisme: Perspektif Antropologi dan Analisis Kebijakan di Indonesia\\r\\n\\r\\nDecision Pattern Within Map of Political Cultures Search for Transformation in Organization\\r\\n\\r\\nPraktik Multikulturalisme di Sekolah\\r\\n\\r\\nAntropologi Pendidikan dan Pendidikan Antropologi: Perlukah dan Mungkinkah di Indonesia?\\r\\n\\r\\nIdentitas Etnis dan Perasaan Berkelompok Perkampungan Masyarakat Betawi\\r\\n\\r\\nAntropolog Kemana? (Melacak Peran Antropologi Mengatasi Berbagai Persoalan Bangsa)\\r\\n\\r\\nMengkongkritkan Multikulturalisme: Belajar dari Relasi Jawa Cina di Lasem Rembang\\r\\n\\r\\nKebudayaan Sensitif Kaitannya dengan Hubungan Antar Suku Bangsa di Kota Makassar\\r\\n\\r\\nPenelitian Tindakan terhadap Upaya Regenerasi Pembuat Kaghati Roo Kolope di Desa Adat Wale-ale, Kecamatan Tongkuno Selatan, Kabupaten Muna\\r\\n\\r\\nMembaca Hubungan Negara dengan Agama melalui Forum Kerukunan Umat Beragama\\r\\n\\r\\nBorder Trade Agreement dan Integrasi Ekonomi di Perbatasan (Kajian terhadap Perdagangan Lokal di Perbatasan Indonesia dan Malaysia di Sebatik-Nunukan)\\r\\n\\r\\nABSTRAK-ABSTRAK LAINNYA\\r\\n\\r\\nCATATAN PENUTUP
Tidak tersedia versi lain